PWMJATENG.COM, BLORA — Mengatur waktu di tengah padatnya aktivitas sekolah bukan perkara mudah bagi seorang pelajar. Namun demikian, Qamraa Fachraya Eshalia, siswi kelas X SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora, membuktikan kedisiplinannya dengan merengkuh Juara 2 bidang Matematika pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 tingkat Kabupaten Blora.

Keberhasilan tersebut otomatis membawa Qamraa melenggang sebagai wakil daerah ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya, panitia menggelar seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 pada 8 September 2026 di MAN Blora. Selanjutnya, pihak penyelenggara mengumumkan hasil kelolosan peserta secara resmi pada 12 September 2026.


Kunci Konsistensi Latihan di Tengah Kesibukan


Capaian membanggakan ini tentu lahir dari proses persiapan yang matang. Sebab, Qamraa rutin menjalani bimbingan intensif selama satu bulan bersama sang guru pendamping, Nurhasan. Dalam prosesnya, latihan difokuskan pada pemantapan teori, pembahasan soal rumit, hingga evaluasi berkala.

Namun, tantangan terbesar justru muncul dari cara menjaga konsistensi belajar harian. Qamraa harus cerdas membagi fokus antara tugas reguler sekolah dan persiapan kompetisi. Meskipun begitu, komitmen kuat membuat siswi berbakat ini sanggup melewati tekanan jadwal yang padat.

Sementara itu, sang pembimbing menilai bahwa kunci keberhasilan anak didiknya terletak pada karakter pantang menyerah. Nurhasan mengungkapkan bahwa pembinaan tidak cuma mengasah kemampuan akademis, tetapi juga membangun kepercayaan diri. Oleh karena itu, kedisiplinan sang siswi membuahkan hasil manis di panggung kabupaten.


Inspirasi Budaya Prestasi di Sekolah


Qamraa Fachraya Eshalia mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang ia dapatkan. “Alhamdulillah, saya sangat senang bisa lolos ke tingkat Jawa Tengah. Sebab, proses ini mengajarkan saya arti penting disiplin waktu. Dengan demikian, saya makin siap menghadapi persaingan di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Kepala SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora, M. Guntur, mengapresiasi tinggi perjuangan siswinya. Menurutnya, kisah keberhasilan Qamraa menjadi contoh nyata bahwa manajemen waktu yang baik sanggup melahirkan prestasi tinggi. Selain itu, capaian ini diharapkan menginspirasi siswa lain untuk berani menguji potensi diri.

Saat ini, pihak sekolah terus memfasilitasi minat bakat peserta didik lewat beragam wadah pengembangan. Sekolah menyediakan International Class Program (ICP), Trilingual Class, serta Bimbingan Kejuaraan. Dengan langkah tersebut, SMA At-Tajdid berkomitmen mencetak generasi unggul yang siap bersaing di berbagai ajang nasional.

Kontributor: Alif Firmansyah

Editor: Akmal

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: pwmjateng.comKunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Berita Daerah

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...