ITB-MG, Grobogan — Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Grobogan (ITB-MG) turut ambil bagian dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Desember 2025 di Pendopo Sekda Grobogan. Kehadiran mahasiswa ITB-MG dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk mengintegritaskan diri sejak dini serta memahami pentingnya budaya antikorupsi dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Kegiatan yang menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai narasumber ini bertujuan memperkuat pemahaman publik tentang pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi. Alfi Rachman Waluyo, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK, menjelaskan bahwa penindakan korupsi tidak bisa dilakukan terburu-buru tanpa bukti yang kuat. Ia juga menyoroti keterbatasan jumlah penyidik KPK yang menjadi tantangan dalam menangani ratusan kasus di berbagai daerah.
Dalam pemaparannya, KPK menegaskan bahwa korupsi dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk tindakan yang tampak sederhana seperti penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan pihak lain. Karena itu, KPK menilai pentingnya penanaman nilai integritas sejak usia muda.
BACA JUGA
Kegiatan ini diikuti oleh aparatur pemerintah, organisasi masyarakat, serta siswa dan mahasiswa, termasuk mahasiswa ITB-MG. Melalui keikutsertaan tersebut, mahasiswa ITB-MG didorong untuk menanamkan budaya kejujuran, menjauhi perilaku koruptif sekecil apa pun—mulai dari tidak menyontek, tidak memanipulasi data, hingga menjaga etika dalam setiap aktivitas akademik. Partisipasi ini menjadi langkah nyata mahasiswa ITB-MG dalam membangun karakter berintegritas sebagai generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan yang sama, KPK juga memaparkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025, di mana Kabupaten Grobogan meraih skor 82,05 dan dikategorikan “terjaga”, menjadikannya yang tertinggi di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Melalui kegiatan HAKORDIA ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat semakin kuat. Mahasiswa ITB-MG, sebagai bagian dari generasi muda dan agen perubahan, diharapkan terus menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai integritas sejak dini, baik di lingkungan kampus maupun di masa depan ketika terjun ke dunia profesional.
Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: ITB-MG (Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Grobogan) • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca