Malang – Universitas Muhammadiyah Banten (UM Banten) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat melalui partisipasi mahasiswa pada program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-’Aisyiyah (KKN-MAs) 2026. Dua mahasiswa UM Banten, Alvia Muflihatussolihah dan Rhiana Muflihah, terpilih sebagai peserta dalam program nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) di Indonesia. Kegiatan KKN-MAs tahun 2026 diselenggarakan dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai perguruan tinggi tuan rumah. 

Selama pelaksanaan KKN, kedua mahasiswa UM Banten ditempatkan di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Melalui program ini, mereka akan berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai PTMA untuk melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan potensi desa sesuai dengan tema dan tujuan KKN-MAs 2026 yang berorientasi pada pengabdian dan pembangunan masyarakat secara berkelanjutan. 

Keikutsertaan mahasiswa UM Banten dalam KKN-MAs menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Selain mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama lintas budaya, serta membangun jejaring dengan mahasiswa Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Partisipasi Alvia Muflihatussolihah dan Rhiana Muflihah diharapkan dapat membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Banten sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Bokor. Melalui semangat kolaborasi dan pengabdian, keduanya diharapkan mampu menjadi duta kampus yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga sebagai bekal menjadi lulusan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...