UNISMUH.AC.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) memperkuat orientasi internasional dan keterhubungan dengan dunia kerja melalui rangkaian kegiatan Ta’aruf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung di Balai Sidang Unismuh. Ahad, 13 September 2026, di lingkungan FEB Unismuh Makassar tersebut menjadi bagian dari pengenalan kehidupan akademik sekaligus penguatan arah pengembangan fakultas, termasuk kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri dan mitra dunia usaha.

Dalam kesempatan tersebut Dekan FEB Unismuh Makassar Edi Jusriadi mentakan bahwa penguatan kerja sama itu menjadi salah satu perhatian, terutama melalui program yang memiliki implementasi nyata bagi mahasiswa dan dosen.

Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional tidak diarahkan sekadar untuk memenuhi aspek administratif, tetapi harus menghasilkan kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh sivitas akademika.

“Sekarang kan saya batasi kerjasama yang memang bukan hanya formalitas. Tapi saya maunya mengimplementasikan,” kata Dekan FEB Unismuh Makassar dalam wawancara terkait pengembangan kerja sama fakultas,”ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah negara telah menjadi mitra dalam pengembangan kerja sama tersebut, antara lain Thailand, Malaysia, Australia, dan Filipina. Dari sejumlah kerja sama itu, Malaysia menjadi salah satu mitra yang paling banyak menjalankan program bersama, termasuk dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

“Kerja sama dengan perguruan tinggi di Malaysia telah memberikan ruang bagi mahasiswa FEB untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester. Sebanyak lima mahasiswa tercatat pernah mengikuti program tersebut dengan pembiayaan secara mandiri, sedangkan fakultas melakukan koordinasi untuk mendukung pelaksanaannya,” tambahnya.

Nakhoda FEB ini juga menuturkan selain mobilitas mahasiswa, FEB juga menjalankan International Guest Lecture dan kolaborasi akademik dengan dosen Malaysia. Dekan menyebut kerja sama tersebut telah menghasilkan penulisan lima buku bersama dosen Malaysia serta satu publikasi yang disebutnya terindeks Scopus.

“Kalau Malaysia itu ada, kita sudah ada student buying. Jadi selama satu semester, mahasiswa kami kuliah di sana. Itu ada lima orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut sebelumnya telah selesai dan fakultas masih mempertimbangkan bentuk pengiriman mahasiswa berikutnya pada semester berjalan.

“Pengalaman internasional juga diperoleh mahasiswa melalui kegiatan kompetisi bisnis di Malaysia. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 36 mahasiswa terlibat, termasuk mahasiswa yang mengikuti kegiatan dari Unismuh Makassar, dan tim FEB berhasil meraih predikat juara umum,” Jelasnya.

Edi Jusriadi mengatakan penguatan reputasi internasional menjadi bagian dari arah pengembangan FEB yang diturunkan dari visi internasionalisasi universitas. “Intinya ingin mendukung … Toward Reputable International. Menuju reputasi internasional,”

“Untuk mendukung arah tersebut, FEB telah menyiapkan dokumen program studi sebagai bagian dari persiapan menuju fakultas internasional. Proses pendampingan juga telah berjalan bersama UMB, sebagaimana disampaikan Dekan dalam wawancara tersebut,” Katanya.

Kerja sama akademik juga dikembangkan dengan perguruan tinggi dalam negeri. Dekan menjelaskan adanya pertukaran aktivitas mengajar dengan salah satu perguruan tinggi, di mana dosen dari perguruan tinggi mitra mengajar mahasiswa FEB, sementara dirinya mengajar mahasiswa di perguruan tinggi tersebut selama satu semester.

Menurut Dekan, jejaring alumni ikut memudahkan pengembangan kerja sama dengan sejumlah institusi. Hubungan tersebut tidak hanya bersifat kelembagaan, tetapi juga terbantu oleh keberadaan alumni FEB yang menjadi bagian dari institusi mitra.

Kerja sama dengan institusi yang memiliki latar belakang kedinasan juga mulai dirintis. Dekan menyebut program tersebut masih berada pada tahap awal, dengan sejumlah peserta yang mulai mengikuti proses dan potensi pengembangan kelas khusus pada tahap berikutnya.

Dari sisi akademik dan kelembagaan, agenda Ta’aruf FEB 2026/2027 juga memuat materi mengenai akademik, kerja sama, SIMAK, serta keuangan, sarana dan prasarana, kemahasiswaan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), hingga penguatan mutu. Materi tersebut dijadwalkan disampaikan oleh sejumlah pimpinan dan pejabat terkait di lingkungan FEB.

Kegiatan Ta’aruf juga memperkenalkan mahasiswa baru dengan organisasi dan lembaga kemahasiswaan di tingkat fakultas maupun program studi. Rangkaian tersebut mencakup orientasi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM-FEB), Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Pikom IMM), serta sejumlah himpunan mahasiswa program studi.

Data Fakultas Ekonomi dan Bisnis menunjukkan jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027 yang tercatat dalam catatan Wakil Dekan III mencapai 473 orang. Rinciannya terdiri atas 8 mahasiswa Diploma III Perpajakan, 20 mahasiswa Ekonomi Pembangunan, 296 mahasiswa Manajemen, 138 mahasiswa Akuntansi, dan 11 mahasiswa Ekonomi Islam.

Jumlah tersebut menempatkan Program Studi Manajemen sebagai penyumbang mahasiswa baru terbanyak dengan 296 orang, disusul Akuntansi sebanyak 138 orang. Fakultas menargetkan jumlah mahasiswa baru dapat menembus 500 orang pada penerimaan tahun akademik tersebut.

“Kalau ini sukses, maka saya akan instruksikan,” kata Dekan ketika menjelaskan peluang pengembangan kerja sama dengan institusi kedinasan. Ia menilai pola pengembangan tersebut memiliki potensi diperluas apabila pelaksanaan awal menunjukkan hasil yang baik.

Rangkaian Ta’aruf FEB 2026/2027 tidak hanya berisi orientasi akademik, tetapi juga menampilkan unsur budaya dan kreativitas mahasiswa. Rundown kegiatan mencatat persembahan Angngaru dan tari, musikalisasi puisi, teater, Tari Makassar, Tari Empat Etnis, serta penampilan seni lainnya sebelum peserta mengikuti materi akademik dan kemahasiswaan.

Melalui rangkaian tersebut, FEB Unismuh Makassar menempatkan mahasiswa baru tidak hanya sebagai peserta orientasi, tetapi sebagai bagian dari agenda pengembangan fakultas yang diarahkan pada penguatan akademik, jejaring kerja sama, pengalaman internasional, dan keterlibatan kemahasiswaan. Arah tersebut sejalan dengan upaya fakultas memperluas kerja sama yang memiliki implementasi nyata serta membangun reputasi internasional secara bertahap.


Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UNISMUH MakassarKunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Berita Daerah

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...