ums.ac.id, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut terlibat dalam rangkaian tradisi Sadranan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Seboto, Kecamatan Ampel, Gladagsari, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi tim PPK Ormawa HMP PTI UMS untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengenal dan menghargai tradisi yang masih dijaga oleh warga Desa Seboto.
Sadranan merupakan salah satu tradisi masyarakat yang menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya warga Desa Seboto. Perwakilan tim, Qusnul Refalina menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan umumnya diawali dengan kegiatan membersihkan makam para leluhur yang dilakukan oleh masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan doa dan kegiatan silaturahmi bersama warga.
“Tradisi tersebut menjadi salah satu momentum bagi masyarakat untuk menjaga hubungan sosial, mempererat kebersamaan, serta melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ungkapnya, Sabtu (12/9/2026).
Dalam pelaksanaannya, tim PPK Ormawa HMP PTI UMS mengakui bahwa tim HMP PTI UMS tidak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka mulai bergabung pada rangkaian silaturahmi yang dilakukan dari rumah ke rumah warga pasca kunjungan dari makam atau kuburan.
“Tim turut mengikuti kunjungan bersama sejumlah perangkat desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat yang menjadi bagian dari tradisi Sadranan,” tambahnya.
BACA JUGA
Momen tersebut memberikan kesempatan bagi tim HMP PTI UMS untuk mengenal kehidupan sosial masyarakat Desa Seboto secara lebih dekat, tidak hanya dalam konteks pelaksanaan program, tetapi juga melalui hubungan sosial yang terjalin dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keterlibatan tim HMP PTI UMS dalam kegiatan Sadranan juga menjadi pengalaman penting bagi tim PPK Ormawa HMP PTI UMS dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sebagai mitra dalam pelaksanaan program Seboto Smart Farming.
“Hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlangsungan program, terutama karena pelaksanaan program berbasis teknologi membutuhkan keterlibatan dan kerja sama dengan masyarakat setempat.
Dengan mengedepankan komunikasi, kebersamaan, dan penghargaan terhadap budaya lokal, PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 terus berupaya membangun kolaborasi bersama masyarakat Desa Seboto secara berkelanjutan.
“Tradisi Sadranan sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan program pengabdian tidak hanya ditentukan oleh penerapan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” jelas Qusnul.
Melalui kegiatan tersebut, tim PPK Ormawa HMP PTI UMS tidak hanya menjalankan program pengabdian berbasis teknologi, tetapi juga berupaya menghargai nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Kehadiran dalam rangkaian silaturahmi Sadranan menjadi bentuk interaksi yang memperkuat hubungan antara mahasiswa, perangkat desa, kelompok tani, dan masyarakat Desa Seboto. (Affiq/Humas)
Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: UMS • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca